"Antusiasme Masyarakat Desa Dayurejo Sambut Layanan Perekaman e-KTP Jemput Bola
- Feb 19, 2025
- Jeje
Dayurejo, 19 Februari 2025 — Hari ini, Balai Desa Dayurejo menjadi saksi dari tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan perekaman e-KTP yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan metode jemput bola. Kegiatan ini, yang dimulai pukul 15.00 WIB, berhasil menjaring total 206 peserta dari dua desa, Dayurejo dan Jatiarjo.
Pada kesempatan ini, warga dari berbagai dusun di Desa Dayurejo memanfaatkan kesempatan untuk melakukan perekaman. Antusiasme terlihat jelas, terutama dari Dusun Dayu yang mencatatkan 64 peserta. Tak kalah semangat, Dusun Klataan dengan 44 peserta dan Dusun Gamoh yang turut meramaikan acara dengan 32 peserta.
Selain itu, Dusun Talunongko dan Dusun Lebaksari masing-masing mengirimkan 11 dan 20 orang untuk melakukan perekaman. Dari Dusun Lebaksari, satu lansia yang belum memiliki e-KTP juga turut berpartisipasi, menjadikan total peserta dari dusun ini sebanyak 20 orang.
Dusun Gutean, dengan 25 peserta, melengkapi daftar panjang warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Tak hanya warga Dayurejo, Desa Jatiarjo yang berdekatan juga mengirimkan 8 orang untuk melakukan perekaman e-KTP di lokasi yang sama.
Sebagai bukti dari suksesnya kegiatan ini, Dukcapil berhasil menjaring total 206 peserta, yang terdiri dari 196 orang dari Desa Dayurejo dan 8 orang dari Desa Jatiarjo. Kegiatan perekaman e-KTP ini akan menjadi langkah penting dalam upaya pemerintah untuk memastikan seluruh warga memiliki identitas yang sah dan dapat menikmati berbagai layanan publik dengan mudah.
Layanan Dukcapil Jemput Bola, Solusi bagi Masyarakat Pedesaan
Program “Dukcapil Goes to Desa” memang menjadi salah satu solusi terbaik untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil atau yang sulit mengakses kantor Dukcapil. Dalam kegiatan kali ini, petugas Dukcapil turun langsung ke lapangan, mempermudah warga dalam memperoleh e-KTP tanpa harus pergi ke kantor kecamatan atau kabupaten.
Tak hanya itu, kehadiran Dukcapil di desa juga memberikan kesempatan bagi lansia yang belum memiliki e-KTP untuk ikut serta. Salah satunya adalah Ibu Kasimah dari Dusun Lebaksari RT 001/ RW 001 yang merasa terbantu dengan kehadiran layanan ini.
“Alhamdulillah, saya akhirnya bisa punya e-KTP. Terima kasih Dukcapil yang sudah datang langsung ke desa,” ujar Ibu kasimah dengan senyum bahagia.
Pihak Dukcapil berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di desa-desa lain guna mempercepat proses perekaman dan penerbitan e-KTP bagi seluruh lapisan masyarakat. Ke depan, layanan semacam ini akan terus diperluas agar setiap warga negara Indonesia memiliki identitas resmi yang sah.
Penutupan dan Harapan Kedepan
Kegiatan perekaman e-KTP jemput bola ini diharapkan dapat menjadi model bagi upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan lebih banyak warga yang akan memanfaatkan kesempatan serupa di masa mendatang.
Dengan program seperti ini, semangat untuk melayani masyarakat secara langsung akan semakin terwujud, memastikan bahwa setiap warga negara bisa mendapatkan haknya tanpa terkendala jarak atau kesulitan administrasi.