Cikal Bakal Desa Dayurejo: Mengenal Para Tokoh Pendiri dan Sejarah Awal Desa
- Nov 14, 2024
- Jeje
Desa Dayurejo, yang terletak di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang yang dipenuhi dengan kisah perjuangan dan kebersamaan para leluhur. Desa ini terletak di lereng Gunung Arjuno, memberikan keindahan alam dan kesuburan tanah yang menarik banyak orang untuk menetap sejak ratusan tahun yang lalu. Nama "Dayurejo" diyakini berasal dari kata "dayu," yang berarti lari, dan "rejo," yang berarti makmur. Nama ini mencerminkan harapan para pendiri yang berada di tanah pelarian ini bisa bertahan dan beradaptasi sehingga mencapai kemakmuran untuk menciptakan sebuah masyarakat yang kuat dan sejahtera.
Awal Mula Pembentukan Desa Dayurejo
Sejarah Desa Dayurejo dimulai ketika wilayah di lereng Gunung Arjuno masih berupa hutan belantara. Sejumlah orang yang melakukan pelarian mulai membuka lahan dan menetap di kawasan ini, dipandu oleh keinginan untuk mencari tempat tinggal yang aman, subur, dan jauh dari pengaruh kekuasaan yang menekan. Orang-orang inilah yang kemudian dikenal sebagai para pendiri Desa Dayurejo.
Mereka mulai membangun rumah, membuka lahan pertanian, dan menciptakan sistem sosial sederhana untuk mengatur kehidupan bersama. Dengan semangat gotong royong, mereka mendirikan pemukiman dibeberapa sumber mata air seperti bulurancang, talangwatu, mbesmbesan, sapen, curahpang, curah tangkil, puthubunder, watupereng, sebagai sumber air bersih bagi masyarakat desa hingga kini.
Perkembangan Awal Desa Dayurejo
Pada awal pembentukannya, Desa Dayurejo hanyalah pemukiman kecil yang dihuni oleh beberapa keluarga besar. Namun, dengan kerja keras para tokoh pendiri, desa ini perlahan tumbuh menjadi pemukiman yang lebih ramai. Para tokoh pendiri membentuk aturan sosial yang sederhana, yang mengatur tentang pembagian lahan pertanian, tata cara berladang, hingga aturan adat yang harus dipatuhi oleh seluruh warga desa.
Berkat bimbingan dan pengaruh para tokoh pendiri, warga Desa Dayurejo menjadi masyarakat yang mandiri dan solid. Setiap pekerjaan besar seperti membangun rumah atau membersihkan saluran air dilakukan dengan cara gotong royong, yang menjadi dasar kehidupan sosial desa. Nilai-nilai seperti kebersamaan, saling tolong-menolong, dan rasa hormat kepada alam menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Nama-Nama Sesepuh / Leluhur Desa Dayurejo
- Dusun Dayu
Bujuk Rammeh
Eyang Panji Aruman
Buyut Singo-Temo
Eyang Panji Kusumo
- Dusun Lebaksari
Mbah Lempuk
Nyai Lempuk
Mbah Udhoh
Mbah Kubro
- Dusun Klataan
Joyo Amerto
Mbah Thoyib
Mbah Lembuk
Ahmad Baidhowi
- Dusun Gutean
Mbah Pramu/ Joyo Prawoto
Buyut Bunder
Buyut Temu
Mbah Gimbal Cipto Hadi
Sukmo Jati
Sukmo Joyo
Buyut Senen
Joyo Sampurno Singorejo
Mbah Mirang Sembo
Mbah Kunto
Mbah Sunan Kuning/ Satrio Jumeneng
Sarono Sapu Angin.
- Dusun Talunongko
Buyut Kicak
Buyut Sangkrah
Buyut Kasnawi
Buyut Jam
Buyut Saimah
Buyut Waridin
Mbah Dipo
Mbah Lelon
- Dusun Gamoh
Mbah Gembos
Mbah Mulus
Mbah Sekarsari
Mbah Nyai Mulut Putih
Carik Radyo
Warisan Para Tokoh Pendiri Hingga Kini
Hingga kini, peran dan jasa para tokoh pendiri Dayurejo masih diingat dan dihormati oleh masyarakat desa. Setiap tahun, Desa Dayurejo mengadakan upacara adat untuk mengenang para pendiri, yang disebut dengan "Sedekah Bumi" atau "Selamatan Desa." Dalam acara ini, masyarakat berkumpul untuk berdoa bersama, mengucap syukur atas rezeki yang diberikan alam, dan mendoakan para leluhur yang telah berjasa membangun desa.
Warisan nilai-nilai luhur terus dipertahankan melalui berbagai kegiatan desa, seperti selametan sumber / banyu (mata air), kerja bakti, dan acara budaya. Masyarakat Dayurejo berharap generasi penerus dapat menjaga nilai-nilai tersebut agar identitas desa tetap lestari.
Kesimpulan
Cikal bakal Desa Dayurejo tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan keselarasan dengan alam. Berkat jasa dan semangat para tokoh pendiri, Desa Dayurejo terus berkembang menjadi desa yang maju, sejahtera, dan tetap mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ini, masyarakat Desa Dayurejo berharap dapat meneruskan semangat para leluhur untuk generasi-generasi mendatang.
By : Jujuk Mulyawati X Fiona Ramadhani
Mahasiswa Unesa| 2022