Dorong Inovasi Daerah, BAPPERIDA Kabupaten Pasuruan Sosialisasikan INOPAMAS 2026 di Kecamatan Prigen
- Mar 03, 2026
- Jeje
Prigen – Pemerintah Kecamatan Prigen menggelar kegiatan Sosialisasi Lomba INOPAMAS (Inovasi Kabupaten Pasuruan) Tahun 2026 yang bertempat di Aula Kecamatan Prigen. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa (Sekdes) dan Sekretaris Kelurahan (Sekel) se-Kecamatan Prigen, serta perwakilan Karang Taruna dari seluruh desa dan kelurahan ( 03/03/2026)
Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif desa, kelurahan, serta generasi muda dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Selama ini, INOPAMAS menjadi ajang tahunan yang diselenggarakan oleh BAPPERIDA Kabupaten Pasuruan sebagai wadah pengembangan kreativitas dan solusi atas berbagai permasalahan di daerah.
Dalam sambutannya, Camat Prigen menyampaikan harapan agar Kecamatan Prigen dapat berpartisipasi lebih maksimal dalam ajang ini. Beliau menegaskan bahwa potensi wilayah Prigen sangat besar, baik di sektor pertanian, pariwisata, UMKM, maupun pelayanan publik desa.
Empat Kategori Lomba INOPAMAS 2026
Pada kesempatan tersebut, narasumber dari BAPPERIDA menjelaskan bahwa INOPAMAS 2026 terdiri dari empat kategori, yaitu:
-
Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Ditujukan bagi perangkat daerah, kecamatan, desa, dan unit pelayanan publik yang memiliki inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan. -
Kategori Umum (Masyarakat)
Terbuka untuk masyarakat tanpa batasan usia, baik inovasi berbasis teknologi maupun non-teknologi, termasuk di bidang pertanian, ekonomi kreatif, lingkungan, dan pariwisata. -
Kategori Pendidikan
Diperuntukkan bagi sekolah, tenaga pendidik, maupun lembaga pendidikan dengan inovasi yang meningkatkan mutu pembelajaran. -
Kategori Millenial
Kategori khusus bagi generasi muda di bawah usia 25 tahun (SLTA dan mahasiswa) yang memiliki ide kreatif dan inovatif. Peserta wajib memiliki KTP Kabupaten Pasuruan.
Sistem Pendaftaran dan Seleksi
Berbeda dengan tahun-tahun awal yang masih manual, saat ini pengajuan proposal dilakukan melalui aplikasi dengan mengunggah dokumen dalam format PDF. Proses seleksi meliputi tahap administrasi, penetapan Top 10, Top 6, kunjungan lapangan, hingga penganugerahan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi desa dan generasi muda di Kecamatan Prigen untuk menunjukkan kreativitas serta menghadirkan solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah desa, pemuda Karang Taruna, dan masyarakat, Kecamatan Prigen optimis mampu melahirkan inovasi unggulan yang dapat bersaing di tingkat Kabupaten Pasuruan, bahkan hingga ke tingkat provinsi dan nasional.