Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Upaya Kesehatan di Kecamatan Prigen

  • Nov 20, 2024
  • Jeje

Prigen, 20 November 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menekan angka penyakit menular, 2 Puskesmas di wilayah kerja kec prigen menggelar pertemuan lintas sektor bertempat di aula Puskesmas Prigen. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 ini dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk Camat Prigen, Danramil, Wakapolsek Prigen, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Prigen, serta perwakilan dari Muslimat Kecamatan Prigen.  

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas evaluasi capaian kesehatan berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM), penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), dan memperkenalkan program baru dari Puskesmas Bulukandang, yaitu **GERTAK MBETIK (Gerakan Serentak Membasmi Jentik).

---

 **Capaian Pelayanan Kesehatan
Berdasarkan data yang dipaparkan, capaian pelayanan kesehatan di Desa Dayurejo mencapai 78,76%, sementara pelayanan kesehatan untuk kasus terduga tuberkulosis (TB) baru mencapai 46,40%. Angka ini menunjukkan bahwa perlu adanya peningkatan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target maksimal dalam pelayanan kesehatan.  

---

 *Kasus DBD Tinggi di Dayurejo
Wilayah kerja Puskesmas Bulukandang, khususnya Desa Dayurejo, mencatat jumlah kasus DBD tertinggi sepanjang Januari hingga November 2024, dengan total ada 24 kasus.

Beberapa faktor yang memengaruhi tingginya kasus DBD meliputi:  
- Curah hujan dan tingkat kelembapan yang tinggi, mendukung perkembangan nyamuk.  
- Rendahnya partisipasi masyarakat dalam program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN
- Ketergantungan masyarakat pada fogging dibandingkan tindakan preventif.  

---

 **GERTAK MBETIK: Gerakan Serentak Membasmi Jentik
Untuk menekan angka DBD, Puskesmas Bulukandang memperkenalkan program **GERTAK MBETIK**. Program ini bertujuan untuk:  
1. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam penanganan DBD.  
2. Memperkuat koordinasi lintas sektor untuk edukasi dan aksi nyata pemberantasan sarang nyamuk.  
3. Mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat DBD.  

Sasaran program ini: lintas sektor, kader kesehatan, dan masyarakat umum. Pelaksanaannya akan dilakukan di seluruh desa di wilayah kerja Puskesmas Bulukandang, dengan jadwal rutin satu kali sebulan setiap hari Jumat.  

Edukasi PSN 3M Plus
Program ini juga menggalakkan praktik **3M Plus** sebagai langkah preventif:  
- **3M:**  
  - Menguras tempat penampungan air.  
  - Menutup rapat tempat penampungan air.  
  - Mendaur ulang barang bekas.  
- **Plus:**  
  - Menanam tanaman pengusir nyamuk.  
  - Memelihara ikan di tempat penampungan air.  
  - Menggunakan obat anti nyamuk.  
  - Memasang kawat kasa pada ventilasi rumah.  
  - Gotong royong membersihkan lingkungan.  
  - Menjaga kebersihan pakaian bekas pakai.  
  - Memberikan larvasida pada tempat penampungan air.  

---

 **Komitmen Bersama
Pertemuan ini menghasilkan komitmen kuat lintas sektor untuk mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Camat Prigen menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dan kader kesehatan dalam menjalankan program-program kesehatan.  

Dengan kolaborasi yang erat antara lintas sektor, masyarakat, dan Puskesmas, diharapkan angka penyakit menular seperti DBD dapat ditekan, dan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Prigen dapat terus meningkat.  

**"Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat Prigen dapat hidup sehat dan produktif,"** ujar kepala Puskesmas Bulukandnag dalam penutupannya.