Koordinasi Rutin Perangkat Desa Dayurejo: Fokus pada Persiapan Slametan dan Evaluasi Pelaksanaan Musdus

  • Apr 28, 2025
  • Jeje

Dayurejo, 28 April 2025 – Pemerintah Desa Dayurejo kembali menggelar rapat koordinasi rutin yang berlangsung pada Senin pagi, bertempat di Balai Desa Dayurejo. Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Ketua BPD, serta perwakilan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Agenda utama rapat kali ini mencakup evaluasi pelaksanaan Musyawarah Dusun (Musdus), persiapan Slametan Desa, hingga himbauan penting terkait literasi media sosial.

Evaluasi Musdus: Sebagian Dusun Masih Belum Melaksanakan

Dalam sesi awal rapat, dilakukan pemantauan terhadap progres pelaksanaan Musdus di masing-masing dusun. Hingga saat ini, tiga dusun—Dayu, Talunongko, dan Gutean—telah menyelesaikan Musdus sekaligus rapat persiapan Slametan Desa. Sementara itu, tiga dusun lainnya yakni Gamoh, Lebaksari, dan Klataan, tercatat belum melaksanakan agenda tersebut.

Distribusi banner Musdus pun turut menjadi perhatian. Kepala Dusun Gutean dan Lebaksari, yakni Bapak Suyet dan Bapak Siono, telah menerima banner. Namun, dua dusun lainnya yakni Gamoh dan Klataan belum mengambil haknya. Pemerintah desa menghimbau agar segera dilakukan pengambilan guna menunjang sosialisasi kegiatan Musdus.

Slametan Desa: Koordinasi Lanjutan dan Pembentukan Tim Penerima Tamu

Rapat juga membahas progres persiapan Slametan Desa. Dalam waktu dekat, akan diadakan pertemuan lanjutan guna membahas teknis pelaksanaan. Perangkat Desa bersama P3N telah ditunjuk sebagai tim penerima tamu dalam acara tersebut.

Menariknya, dari sisi hiburan, tim kesenian Ludruk mengusulkan adanya tambahan sound system dan panggung gamelan. Namun usulan ini tidak dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki desa.

Literasi Digital: Himbauan Bijak Bermedia Sosial

Mengantisipasi penyebaran informasi yang menyesatkan, Pemerintah Desa Dayurejo memberikan himbauan khusus kepada seluruh perangkat desa agar lebih cermat dalam menyaring informasi, khususnya dari media sosial seperti TikTok. Langkah ini dilakukan guna mencegah penyebaran hoaks dan asumsi keliru yang dapat mengganggu kondusivitas masyarakat.

Usulan Wilayah dan Teknis Slametan

Kepala Dusun Gutean, Bapak Suyet, dalam laporannya menyampaikan bahwa panitia Slametan di tingkat dusun telah terbentuk. Ia juga memberikan masukan terkait penempatan ancak (sajian syukuran) agar sebagian diletakkan di halaman dan sebagian di jalan, dengan pertimbangan keamanan.

Tanggapan dari forum menyepakati bahwa pengiriman ancak akan mengikuti waktu doa (ujub) masing-masing wilayah. Namun, penempatan ancak tetap merujuk pada surat edaran awal, yakni di luar area balai desa.

Pemerintah desa juga menetapkan jalur dari wilayah Bapak Ponimin (Dusun Gutean) hingga Bapak Abd. Sholehuddin (Dusun Dayu RT 14/04) sebagai area steril. Aktivitas berjualan di bahu jalan di kawasan tersebut dilarang selama kegiatan berlangsung, demi kelancaran dan keamanan acara.

Belum Ada Jadwal Penerbitan SPPT PBB/P2

Menutup rapat, perangkat desa menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal terbitnya SPPT PBB/P2. Warga diminta untuk tetap menunggu pemberitahuan resmi dari instansi terkait.


Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh pihak dapat menjaga koordinasi dan kerja sama menjelang pelaksanaan Slametan Desa serta program-program pembangunan desa lainnya. Upaya kolaboratif antar elemen desa menjadi kunci keberhasilan kegiatan yang bersifat lintas dusun tersebut.