Merajut Kebersamaan dalam Doa: Istighosah dan Halal Bihalal Penuh Makna

  • Apr 23, 2026
  • Jeje

Kegiatan Istighosah Rutin dan Halal Bihalal kembali digelar dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Mengusung tema “Dalam Doa Kita Bersatu, Dalam Silaturahmi Kita Menguat”, acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan keimanan.

Acara dipandu oleh Ust. Daffiq Hidayatullah sebagai pembawa acara, dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Ahmad Sodikin dari Gempol. Sementara itu, doa bersama dipimpin oleh Bapak Hasyim. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan istighosah, pembacaan Surat Yasin, doa bersama, hingga mauidzoh hasanah dan penutup.

Dalam tausiyahnya, Ust. Ahmad Sodikin mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT. Ia menegaskan bahwa kehadiran dalam majelis seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk ikhtiar spiritual yang membawa manfaat, baik untuk kehidupan dunia maupun sebagai bekal di akhirat.

Selain itu, penceramah juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan sosial umat. Menurutnya, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama mampu menyatukan hati, sementara silaturahmi mempererat hubungan antar sesama.

Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan dua nikmat yang sering dilupakan manusia, yaitu kesehatan dan waktu. Keduanya memiliki nilai yang sangat mahal dan tidak dapat diulang, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah dan berbuat kebaikan. Mengingat umur manusia yang tidak diketahui batasnya, setiap kesempatan yang ada perlu diisi dengan amal yang bermanfaat.

Lebih lanjut, tausiyah juga menyentuh tentang keadaan ahli kubur. Disebutkan bahwa orang yang telah meninggal dunia menantikan tiga hal, yaitu datangnya hari kiamat, kiriman doa dari anak yang sholih dan sholihah, serta laporan amal perbuatan anak cucunya di dunia. Hal ini menjadi pengingat penting bagi setiap orang tua untuk mendidik generasi penerus agar menjadi pribadi yang baik dan berbakti.

Tak hanya itu, disampaikan pula tiga kunci utama dalam meraih kesuksesan dan keberkahan hidup, yakni bekerja dengan rajin, tekun beribadah, serta berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain). Ketiga hal tersebut menjadi fondasi penting dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan para donatur yang telah berkontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan mampu terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

Dengan terselenggaranya istighosah rutin dan halal bihalal ini, diharapkan masyarakat semakin istiqomah dalam beribadah, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Lebih dari sekadar tradisi, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat spiritualitas dan membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.