Monitoring & Evaluasi KSM Nusantara di Desa Dayurejo: Mahasiswa Hadirkan Inovasi untuk Desa

  • Sep 09, 2025
  • Jeje
Dayurejo, 9 September 2025 – Balai Desa Dusun Gutean, Kecamatan Prigen, menjadi tempat pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KSM Nusantara Part ke-2 yang digelar oleh Universitas Islam Malang (UNISMA). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran akademisi, perangkat desa dari tiga wilayah, serta mahasiswa peserta KSM Nusantara. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua LPPM UNISMA, Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, M.Pd, Ketua Pusat Dr. Zuhkhriyan Zakaria, M.Pd , Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Dadang Krisdianto, S.Sos., M.Si , serta perwakilan kepala desa dari Dayurejo, Grati, dan Plintahan. Inovasi dan Inisiasi untuk Desa Dalam sambutannya, Prof. Mahayu Woro Lestari menekankan bahwa KSM Nusantara bukan hanya membawa ilmu dan materi, melainkan inovasi dan inisiasi yang dapat diwariskan untuk desa. “Pertanyaan pentingnya adalah apa yang bisa ditinggalkan mahasiswa untuk desa setelah kegiatan selesai. Itulah makna nyata dari kampus yang berdampak,” tegasnya. KSM Nusantara sendiri dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pasuruan yang berfokus pada tiga desa: **Dayurejo, Grati, dan Plintahan**. Hasil Kegiatan Mahasiswa Masing-masing kelompok mahasiswa memaparkan hasil programnya: Kelompok 31 (Desa Sumberdawesari, Grati) Membuat paving blok dari limbah plastik, lilin dari minyak jelantah, pemetaan potensi desa, dan sosialisasi pencegahan bullying. Kelompok 29 (Desa Dayurejo, Prigen) Mengolah limbah kopi menjadi briket dan teh herbal, membuat paving blok, serta memberikan edukasi sosial terkait kenakalan remaja. Kelompok 30 (Dusun Tembong, Plintahan) Mengembangkan *urban farming* melalui hidroponik dan aquaponik, budidaya selada air dan selada merah, serta mendukung promosi wisata Sumber Nyamplung Program-program tersebut bertujuan agar masyarakat memperoleh keterampilan berkelanjutan yang dapat meningkatkan potensi ekonomi dan sosial desa. Harapan Berkelanjutan Kegiatan Monev ditutup dengan doa, sesi foto bersama, dan ramah tamah. Baik perangkat desa maupun UNISMA berharap program yang telah dijalankan mahasiswa dapat terus berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang. UNISMA kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kampus yang berdampak melalui inovasi mahasiswa di tengah masyarakat.