Musrenbang Kecamatan Prigen Wujudkan Perencanaan Pembangunan Partisipatif
- Feb 02, 2026
- Jeje
Prigen, Kabupaten Pasuruan — Pemerintah Kecamatan Prigen menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2027, bertempat di Hall Hotel Tanjung Prigen, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, antara lain Forkopimcam Kecamatan Prigen, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Prigen, sekretaris desa dan kelurahan, ketua BPD, kepala satuan pendidikan (IGRA dan IGTKI), organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dari KUA, Fatayat, Muslimat, Aisyiyah, FPRB Kecamatan Prigen, perwakilan akademisi dari Universitas Wijaya Putra, OPD Kabupaten Pasuruan, serta anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.
Musrenbang dibuka secara resmi dan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Cindy Adriana. Acara dipandu oleh Bapak Yayan selaku MC.
566 Usulan dari SIPD Dibagi dalam Tiga Kelompok
Ketua Musrenbang Kecamatan Prigen, Suwanto, SH, MM (Sekretaris Camat Prigen), dalam sambutannya menyampaikan bahwa terdapat 566 usulan pembangunan yang masuk melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Prigen.
Usulan tersebut dikelompokkan ke dalam tiga bidang utama, yakni:
-
Pemberdayaan Manusia (PPM)
-
Ekonomi dan Sumber Daya Alam
-
Infrastruktur dan Kewilayahan
Pengelompokan ini dilakukan untuk memudahkan pembahasan serta memastikan usulan selaras dengan tema pembangunan daerah.
Prigen Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan
Camat Prigen, Ivan Gunardi, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda tahunan yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan. Ia berharap seluruh usulan yang diajukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak nyata.
Menurutnya, Kecamatan Prigen memiliki potensi besar di sektor pariwisata, sehingga pembangunan tidak hanya difokuskan pada fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk menjadi masyarakat sadar wisata, menjaga kebersihan, serta menciptakan lingkungan yang indah dan nyaman agar Prigen mampu bersaing dengan daerah wisata lain, seperti Trawas.
Sinkronisasi Visi Pembangunan Jadi Kunci
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Dr. Kasiman, S.Kep, Ns, SE, SH, M.Kes, menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus berlandaskan tujuan negara sebagaimana tertuang dalam Alinea ke-4 UUD 1945.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Pasuruan saat ini menghadapi tantangan berupa penurunan dana transfer pusat sekitar Rp600 miliar, di tengah kebutuhan belanja daerah yang mencapai sekitar Rp4 triliun. Oleh karena itu, seluruh usulan pembangunan harus benar-benar disusun secara matang, realistis, dan selaras dengan visi misi Presiden, Pemerintah Provinsi, hingga Bupati Pasuruan terpilih.
Ia juga menekankan pentingnya usulan yang masuk melalui SIPD dilengkapi proposal dan titik koordinat, agar dapat diproses hingga tahap RAPBD. Menurutnya, tidak ada istilah superprioritas, namun yang terpenting adalah kesesuaian dengan RPJMD dan kebijakan nasional.
Dukungan DPRD untuk Infrastruktur dan Pariwisata
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan lainnya, H. Sugiyanto, ST, menyampaikan kondisi fiskal daerah, termasuk berkurangnya anggaran Universal Health Coverage (UHC) serta program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang memerlukan kesiapan lahan.
Sementara itu, Andri Wahyudi, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kecamatan Prigen. Salah satu fokus pembangunan pada periode 2025–2027 adalah peningkatan Penerangan Jalan Umum (PJU) menuju lokasi wisata serta rencana pelebaran jalan dari arah Bypass–Ledug (Makoya) guna menunjang aksesibilitas dan kenyamanan wisatawan.
Sidang Kelompok dan Pleno
Setelah sesi sambutan, Musrenbang dilanjutkan dengan sidang kelompok sesuai tiga bidang yang telah ditentukan. Hasil pembahasan masing-masing kelompok kemudian dipaparkan dalam sidang pleno untuk mendapatkan masukan dan kesepakatan bersama.
Kegiatan Musrenbang Kecamatan Prigen ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk mengawal usulan pembangunan agar dapat terealisasi secara efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Acara diakhiri dengan ramah tamah antar peserta.