Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Dayurejo: Peluang Baru untuk Kemandirian Ekonomi
- Mar 06, 2025
- Jeje
Dayurejo, 06 Maret 2025 – Sebanyak 16 peserta antusias mengikuti pembukaan pelatihan pembuatan roti dan kue yang diadakan di Balai Desa Dayurejo pada Kamis, 06 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat setempat, agar dapat bekerja di sektor formal maupun informal. Pelatihan ini merupakan bentuk nyata dari pemberdayaan yang diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat Dayurejo.
Doa Pembukaan untuk Kelancaran Pelatihan
Pelatihan dibuka dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pak Watrip. Doa ini dipanjatkan untuk memohon kelancaran dan keberkahan sepanjang pelatihan yang akan berlangsung, serta untuk kesuksesan para peserta dalam mengembangkan keterampilan mereka.
Sambutan Kepala Desa Dayurejo: Harapan untuk Masyarakat
Kepala Desa Dayurejo menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini. Ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada desa untuk mengikuti pelatihan ini. Kepala Desa juga berharap agar kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun, guna meningkatkan kualitas keterampilan masyarakat, terutama generasi muda.
Dulu pelatihan ini hanya diperuntukkan bagi kelompok PKK, namun kini pelatihan ini diperluas untuk generasi muda yang memiliki pemahaman tentang teknologi informasi (IT), sejalan dengan tuntutan zaman. Kepala Desa berharap pelatihan yang berlangsung selama 15 hari ini bisa dimaksimalkan sebaik-baiknya.
Kepala UPT BLK Pasuruan: Keterampilan sebagai Kunci Kemandirian
Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT BLK Pasuruan memberikan sambutan dan penjelasan terkait tujuan pelatihan ini. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan yang dapat digunakan peserta untuk bekerja di sektor formal, seperti perusahaan, ataupun di sektor non-formal. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan sertifikat atau legalitas yang bisa menambah nilai bagi keterampilan para peserta.
Kepala UPT berharap bahwa setelah pelatihan ini, para peserta dapat mandiri dan siap bekerja di berbagai sektor. Untuk mengevaluasi keterampilan peserta, pelatihan ini akan diakhiri dengan ujian di BLK Pandaan. UPT juga menekankan pentingnya keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman, karena hal ini akan membantu para peserta untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Jadwal Pelatihan dan Ujian
Pelatihan dimulai pada Kamis, 06 Maret 2025, dengan pembukaan resmi dan dilanjutkan dengan materi pengenalan bahan-bahan pembuatan kue pada hari berikutnya. Peserta akan mengikuti pelatihan selama 15 hari, dengan waktu libur pada hari Minggu. Sebagai bagian dari evaluasi, ujian akan dilaksanakan di BLK Pandaan untuk mengukur sejauh mana keterampilan peserta berkembang.
Harapan untuk Masa Depan
Kepala UPT BLK Pasuruan mengakhiri sambutannya dengan harapan besar. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi peserta. Sertifikat yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi bekal tambahan yang meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. UPT berharap pelatihan ini bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pemberdayaan masyarakat Dayurejo, dan bisa menjadi contoh bagi desa lainnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Desa Dayurejo semakin memperkuat komitmennya untuk mengembangkan potensi warganya, khususnya dalam bidang pembuatan roti dan kue. Pelatihan ini bukan hanya soal memperoleh keterampilan baru, tetapi juga soal membuka peluang kerja dan membangun kemandirian ekonomi yang lebih baik.