PEMBUKAAN PROGRAM PENGABDIAN MAHASISWA “BHAKTIKU NEGERI” DI DESA DAYUREJO: DORONG PEMBERDAYAAN DI BIDANG KESEHATAN DAN PENDIDIKAN
- Jul 22, 2025
- Jeje
Dayurejo, 22 Juli 2025 – Pemerintah Desa Dayurejo menyambut hangat kedatangan lima mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melaksanakan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) bertajuk “Bhaktiku Negeri” di Balai Desa Dayurejo, Selasa pagi (22/07).
Mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Jurusan Farmasi ini akan menjalankan pengabdian masyarakat selama satu bulan ke depan, mulai tanggal 21 Juli hingga 21 Agustus 2025. Kelima mahasiswi tersebut datang dari berbagai daerah di Indonesia, yakni dari Pasirian (Lumajang), Sumenep (Madura), Ternate (Maluku Utara), Bangsal (Mojokerto), dan Pontianak (Kalimantan Barat).
Fokus Pemberdayaan: Kesehatan, Lingkungan, dan Edukasi Masyarakat
Program pengabdian ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Pemberdayaan Kesehatan dan Pendidikan”, dengan fokus pada pendampingan warga desa dalam hal kesehatan lingkungan, edukasi kesehatan masyarakat, serta kolaborasi dengan posyandu dan PKK.
Dalam sambutannya, Ketua Tim PMM, Adinda Mabruroh Agustila, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbol pengabdian, tetapi sebagai upaya melebur dan memahami kehidupan masyarakat desa secara langsung.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengamat, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat Desa Dayurejo yang siap berkontribusi sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa,” ujar Adinda.
Dukungan Pemerintah Desa dan Lembaga Desa
Kepala Desa Dayurejo, Bapak Wahono, SPW, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa UMM. Ia berharap para mahasiswi bisa merasa betah dan nyaman selama berada di Dayurejo, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami terbuka dan siap mendukung program-program yang akan dijalankan adik-adik mahasiswa, semoga selama satu bulan ke depan bisa berkontribusi nyata dalam kegiatan desa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Dayurejo, Bapak Bahruddin, S.Sos, turut memperkenalkan profil desa kepada mahasiswa PMM. Ia menggambarkan Dayurejo sebagai desa yang asri, masyarakatnya terbuka, dan semangat gotong royong yang masih kuat, terutama di Dusun Gutean yang masih menjaga adat dan tradisi lokal.
Bapak Bahruddin juga menyoroti beberapa tantangan desa, seperti Pustu yang belum beroperasi 24 jam serta potensi pengembangan UMKM herbal, yang diharapkan dapat menjadi bidang kolaborasi dengan mahasiswa ke depannya.
Sinergi untuk Kebaikan Desa
Kegiatan rakor dan penyambutan mahasiswa ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk keakraban antara mahasiswa dan seluruh perangkat desa. Ke depan, mahasiswa akan menjadwalkan kegiatan pengabdian harian dan berkonsultasi secara rutin dengan perangkat serta masyarakat.
Dengan hadirnya program PMM “Bhaktiku Negeri” ini, Pemerintah Desa Dayurejo berharap terjalin sinergi antara generasi muda akademisi dan masyarakat desa dalam membangun kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.
#DesaDayurejoBerdaya
#BhaktikuNegeriUMM
#PemberdayaanDesa
#KesehatanMasyarakat
#MahasiswaMengabdi