Penguatan Konservasi Hutan, Program KHDTA 2025–2026 Resmi Diluncurkan di Prigen

  • Feb 03, 2026
  • Jeje

Prigen, 3 Februari 2026 — Upaya pelestarian lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Yayasan Cempaka Education Center (Cempaka Foundation) secara resmi meluncurkan Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) Tahun 2025–2026 yang bertempat di Alas Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, DPRD, perangkat daerah terkait, Perhutani, hingga kelompok pengelola hutan dan masyarakat mitra program. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan keberlanjutan sumber daya air.


Kolaborasi untuk Konservasi Berkelanjutan

Dalam sambutan-sambutannya, para narasumber menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga non-profit, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kerusakan lingkungan. Program KHDTA dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

Program KHDTA Tahun 2025–2026 direncanakan akan dilaksanakan di empat kecamatan, yaitu:

  • Kecamatan Puspo

  • Kecamatan Tosari

  • Kecamatan Gempol

  • Kecamatan Prigen

Pelaksanaan program ini mencakup kegiatan konservasi lahan, rehabilitasi hutan, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.


LPHD Loka Jaya Binangun Raih Sertifikat Penghargaan

Pada kesempatan tersebut, Yayasan Cempaka Education Center juga memberikan penghargaan (Awarding) kepada kelompok mitra Program KHDTA Tahun 2024–2025 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan.

Salah satu penerima penghargaan adalah LPHD Loka Jaya Binangun, yang diwakili oleh Bapak Sugito dan Bapak Yasir. LPHD Loka Jaya Binangun menerima Sertifikat Penghargaan atas kemitraan aktif dalam Program KHDTA dengan capaian penanaman sebanyak 3.526 pohon selama periode Tahun 2024–2025.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata peran serta masyarakat desa dalam menjaga kelestarian hutan dan daerah tangkapan air, sekaligus mendorong semangat untuk terus berkontribusi pada program konservasi di masa mendatang.


Data Penanaman di Wilayah Blok 10 KTH Bulurancang

Khusus di wilayah Blok 10 KTH Bulurancang, tercatat penanaman bibit sebanyak 1.650 batang yang dilaksanakan pada Februari 2025. Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi:

  • Kayu Manis

  • Alpukat

  • Matoa

  • Nangka

  • Durian

  • Kluwih

  • Jambu Air

Jenis tanaman tersebut dipilih untuk mendukung fungsi ekologis hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.


Harapan ke Depan

Melalui Launching Program KHDTA Tahun 2025–2026 ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga, mitra perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta keberlanjutan daerah tangkapan air di Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah desa bersama LPHD dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung program konservasi sebagai bagian dari pembangunan desa yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.