Penutupan KKN 19: Mengukir Kenangan, Menyemai Harapan di Desa Dayurejo
- Aug 19, 2025
- Jeje
Dayurejo, Selasa, 19 Agustus 2025 — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 19 Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi ditutup pada Selasa (19/08/2025) di Balai Desa Dayurejo. Prosesi penutupan berlangsung hangat dan khidmat, dihadiri Pemerintah Desa Dayurejo, tokoh masyarakat, P3N/ Modin serta para mahasiswa peserta KKN.
Susunan Acara
-
Pembukaan
-
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an — Surat Al-Fath
-
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
-
Mars: Sang Surya
-
Sambutan-sambutan
-
Ketua Koordinator KKN 19: Menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Dayurejo dan seluruh masyarakat atas dukungan selama pelaksanaan KKN. Disampaikan pula permohonan maaf karena Dosen Pendamping berhalangan hadir akibat tugas lain. Selama bertugas di desa, mahasiswa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman yang tak ternilai.
-
Kepala Desa Dayurejo: Mengapresiasi kontribusi mahasiswa, meski diakui belum sepenuhnya memahami seluruh karakter dusun di Dayurejo. Kepala Desa menegaskan bahwa ada banyak hal di desa yang tidak diajarkan di kampus—terutama cara mengekspresikan budaya Agustusan seperti memasang umbul-umbul, kerja bakti, dan makan bersama warga. Nilai adat dan budaya ini diharapkan menjadi bekal karakter bagi mahasiswa ke depan.
-
Pesan Kunci dan Harapan
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dayurejo menitipkan pesan kepada para mahasiswa:
“Kalian masih muda dan akan keluar dari kampus untuk menapaki profesi—pendidik, perawat, bidan, dokter, teknik sipil, dan lainnya. Di lapangan, kalian akan berhadapan dengan kenyataan. Tetap rendah hati, pegang nilai kebersamaan, dan semoga sukses di jalan masing-masing.”
Pesan ini menegaskan bahwa pengalaman sosial-budaya selama KKN—berinteraksi dengan warga, memahami tradisi, serta membangun kerja sama—merupakan modal penting menghadapi dunia kerja dan pengabdian di masyarakat.
Jejak Kegiatan dan Dampak
Selama masa pengabdian, KKN 19 berkolaborasi dengan perangkat desa dan elemen masyarakat dalam berbagai inisiatif yang berorientasi pada pemberdayaan dan edukasi. Kebersamaan ini semakin terasa dalam momentum peringatan kemerdekaan di bulan Agustus, yang dirayakan melalui rangkaian kegiatan budaya dan kemasyarakatan khas Dayurejo.
Apresiasi dan Penutup
Pemerintah Desa Dayurejo menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN 19 atas dedikasi dan kedisiplinan, serta kepada warga yang telah menerima dan mendukung program-program KKN. Harapannya, jejaring dan kolaborasi yang terjalin tidak berhenti di penutupan, namun berlanjut dalam bentuk komunikasi dan sinergi pada kesempatan berikutnya.
Penutupan KKN 19 ini menegaskan semangat belajar dari masyarakat, bersama masyarakat, untuk masyarakat—sebuah nilai yang sejalan dengan ruh pengabdian perguruan tinggi dan pembangunan desa.