PENUTUPAN PELATIHAN PEMBUATAN ROTI DAN KUE NON INSTITUSIONAL DI DESA DAYUREJO RESMI DITUTUP

  • Mar 26, 2025
  • Jeje

Balai Desa Dayurejo, 26 Maret 2025 – BLK pasuruan melalui Pemerintah Desa Dayurejo dengan bangga menggelar acara penutupan pelatihan pembuatan roti dan kue yang diadakan dalam program PKPTK (Pelatihan Kejuruan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja) Non Institusional Sumber Dana DBHCHT APBD tahun 2025, pada Rabu, 26 Maret 2025. Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Dayurejo dan dihadiri oleh berbagai pihak penting yang turut mendukung suksesnya kegiatan ini.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan yang dipimpin oleh MC yang mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk bersama-sama membaca basmalah. Dalam kesempatan ini, Ibu Jujuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bapak Kepala Desa Dayurejo yang tidak bisa hadir karena adanya agenda rapat yang tak dapat ditinggalkan.

Sambutan dari Pemerintah Desa

Ibu Jujuk Mulyawati juga menyampaikan pesan dari Bapak Kepala Desa Dayurejo, yang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pelatihan ini. “Pelatihan ini adalah bentuk perhatian pemerintah desa terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa kita. Kami berharap keterampilan yang diperoleh oleh peserta tidak hanya bermanfaat untuk keluarga, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Dayurejo secara keseluruhan,” ujar Ibu Jujuk, mewakili Kepala Desa.

Bapak Kepala Desa juga mengingatkan bahwa pelatihan ini bukanlah titik akhir, tetapi justru awal dari perjalanan panjang untuk terus mengasah keterampilan dan menjalin jaringan kerja sama antar pelaku usaha roti dan kue di desa. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung setiap inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Pengumuman Peserta Terbaik

Salah satu momen yang penuh antusiasme adalah pengumuman tiga peserta terbaik pelatihan pembuatan roti dan kue. Juara pertama diraih oleh Wifa Astutik dari Dusun Dayu, diikuti oleh Durotun Nasikah dari Dusun Gutean di posisi kedua, dan Nurhalimah dari Dusun Klataan yang meraih juara ketiga. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi semangat dan kerja keras mereka selama mengikuti pelatihan.

Kesan dari Peserta Pelatihan

Durotun Nasikah, salah satu peserta pelatihan yang berhasil meraih posisi kedua, menyampaikan kesan mendalamnya. “Saya sangat berterima kasih kepada BLK Pasuruan dan Ibu Dwi sebagai pengajar yang telah dengan sabar membimbing kami selama pelatihan. Pelatihan ini membuka wawasan saya dan memberikan keterampilan yang sangat berguna. Saya berharap bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sambutan Penutupan oleh Kepala Pelatihan dan Sertifikasi  BLK Pasuruan

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Rofiq Hardian, ST, Kepala Pelatihan dan Sertifikasi BLK Pasuruan, yang menutup secara resmi pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi peserta yang telah menunjukkan dedikasi dalam mengikuti setiap sesi pelatihan. “Pelatihan ini memberi bekal keterampilan yang tidak hanya berguna di dunia akademik, tetapi juga di dunia kerja. Kami berharap peserta dapat terus mengasah kemampuan dan menjadikan keterampilan pembuatan roti dan kue sebagai ladang usaha yang menguntungkan,” tutur Bapak Rofiq.

Beliau juga mengingatkan peserta untuk selalu menjaga nama baik BLK Pasuruan dan menjadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk berkembang di dunia kerja. “Keberhasilan yang kita raih hari ini adalah hasil kerja keras dan motivasi kita bersama. Terus berkreasi dan menekuni bidang ini dengan sepenuh hati,” tambah Bapak Rofiq.

Doa Penutupan

Sebagai bagian dari acara penutupan, doa bersama dipimpin oleh Bapak Hasyim, yang memohon agar pelatihan ini membawa berkah dan manfaat bagi semua peserta serta masyarakat Desa Dayurejo.

Harapan untuk Masa Depan

Acara penutupan ini menandai selesainya rangkaian pelatihan pembuatan roti dan kue yang telah berlangsung selama kurang lebih 18 Hari . Pemerintah Desa Dayurejo berharap agar peserta tidak hanya mengaplikasikan keterampilan yang telah didapatkan untuk usaha pribadi, tetapi juga untuk berbagi ilmu dan membantu menciptakan lapangan kerja baru di desa.

Pemerintah Desa Dayurejo terus berkomitmen untuk menyediakan program-program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya, khususnya dalam bidang keterampilan dan kewirausahaan melalui adanya BLK ( Balai Latihan Kerja)

Dengan penutupan pelatihan ini, diharapkan semakin banyak warga Desa Dayurejo yang dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

Desa Dayurejo, Maju Bersama!