Sosialisasi Gemati TB: Kader Posyandu Dayurejo Mantapkan Peran dalam Pencegahan TB dan Dukungan ASI Eksklusi
- Aug 28, 2025
- Jeje
Dayurejo – Kamis (28/08/2025), bertempat di Aula Puskesmas Bulukandang, kader Posyandu Desa Dayurejo mengikuti kegiatan Sosialisasi Gemati TB (Gerakan Masyarakat Peduli Tuberkulosis). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai penyakit Tuberkulosis (TB) serta penguatan peran dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.
Dalam penyampaian materi, dijelaskan bahwa Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru, namun dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Gejala utama TB antara lain batuk lebih dari dua minggu, dahak bercampur darah, sesak napas, badan lemas, dan berat badan menurun. Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas apabila mengalami batuk berkepanjangan.
Selain sosialisasi TB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi (monev) Program Kursi Suksesi Kunci Sukses Laktasi. Pesan utama yang disampaikan adalah:
✨ “Sayang Bayi, Beri ASI – Anak Sehat, Berprestasi.”
Kader posyandu dibekali kembali dengan pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif 0–6 bulan, dilanjutkan hingga usia 2 tahun untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
Melalui kegiatan ini, kader posyandu diharapkan mampu menjadi motor penggerak masyarakat dalam:
-
Menyebarkan informasi tentang pencegahan dan penanganan TB.
-
Menguatkan kesadaran pentingnya ASI eksklusif untuk bayi.
-
Mendukung terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera di Desa Dayurejo.
Dengan keterlibatan aktif kader posyandu, Desa Dayurejo optimis dapat menekan angka kasus TB sekaligus meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.