Tradisi Selamatan Sumber, Penguat Gotong Royong Warga Dusun Dayu
- Jan 30, 2026
- Jeje
Selamatan Sumber Mata Air Dusun Dayu, Wujud Syukur dan Komitmen Warga Jaga Infrastruktur Air Bersih
Dayurejo —
Masyarakat Dusun Dayu, Desa Dayurejo, menggelar Selamatan Sumber Mata Air pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai, bertempat di Tandon Induk RT 14 RW 04. Kegiatan ini diikuti oleh enam RT dari RW 03 dan RW 04, yakni RT 09, RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, dan RT 14, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas keberlangsungan sumber air bersih yang menjadi kebutuhan utama warga.
Selamatan sumber mata air merupakan tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Dusun Dayu. Selain sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber air dan sarana pendukungnya.
Rangkaian acara dipandu oleh M. Erfan Bukhori selaku pembawa acara. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, dihadiri oleh Kepala Desa Dayurejo, Ketua BPD, LPM, Kepala Dusun Dayu, tokoh masyarakat, unsur Linmas, serta masyarakat dari enam RT yang terlibat.
Dalam sambutannya, Kepala Dusun Dayu menyampaikan rasa syukur atas capaian pembangunan infrastruktur air bersih di wilayahnya. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2025, Dusun Dayu telah menerima program pipanisasi dari Sumber Jengglong menuju Tandon Induk, yang merupakan bantuan dari Dinas Cipta Karya. Infrastruktur tersebut kini menjadi tulang punggung distribusi air bersih bagi warga Dusun Dayu.
Lebih lanjut, Kepala Dusun mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan merawat sarana pipanisasi serta tandon induk agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi saat ini maupun mendatang.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Desa Dayurejo menyampaikan informasi terkait kondisi pengelolaan keuangan desa. Ia menjelaskan bahwa terdapat pengurangan anggaran Dana Desa (DD) yang berdampak pada sektor pembangunan fisik. Hal ini disebabkan oleh fokus penggunaan anggaran yang dialihkan untuk program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) serta penguatan koperasi desa, sebagai upaya menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.
Meski demikian, Kepala Desa menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga hasil pembangunan yang telah ada, termasuk infrastruktur air bersih di Dusun Dayu.
Kegiatan selamatan sumber mata air kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Nurhadi Hasan. Doa dipanjatkan agar sumber mata air senantiasa terjaga kelestariannya, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Dusun Dayu dan Desa Dayurejo secara umum.
Melalui kegiatan selamatan sumber ini, Dusun Dayu kembali menegaskan jati dirinya sebagai bagian dari Desa Dayurejo yang berakar pada kearifan lokal,