USAID IUWASH TANGGUH PERTEMUAN KETIGA Identifikasi Kebutuhan Regulasi di Desa Dayurejo

  • Nov 19, 2024
  • Jeje

Dayurejo, 19 November 2024, Rapat identifikasi kebutuhan regulasi terkait perlindungan dan pengelolaan sumber daya air di Desa Dayurejo telah sukses diselenggarakan pada Selasa, 19 November 2024, bertempat di Balai Desa Dayurejo. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Rapat dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pihak, termasuk:

  1. Tim USAID Iwash Tangguh
  2. Cempaka Foundation
  3. Babinsa
  4. Babinkamtibmas
  5. Kepala Desa Dayurejo
  6. Sekretaris Desa
  7. Kasun (Kepala Dusun)
  8. Kaur Perencanaan
  9. Perwakilan Kader
  10. PKK
  11. Kelompok Tani
  12. LPHD (Lembaga Pengelola Hutan Desa)
  13. KTH (Kelompok Tani Hutan)
  14. Lembaga Adat
  15. Pendamping Desa
  16. Pendamping Kecamatan
  17. Ketua KIM Indrokilo

Agenda Utama

Rapat ini berfokus pada identifikasi kebutuhan dan langkah regulasi untuk melindungi serta mengelola sumber daya air di Desa Dayurejo.

Pokok Pembahasan

  1. Dukungan terhadap Perdes tentang Pengelolaan Air
    Peserta rapat menyepakati perlunya penerbitan Peraturan Desa (Perdes) sebagai langkah penting untuk memastikan pengelolaan air yang berkelanjutan.
  2. Perlindungan Mata Air
    Diskusi berlangsung mengenai pentingnya melindungi mata air dengan meninjau regulasi serupa di Kecamatan Winongan dan Kejayan. Revisi Perdes No. 04 Tahun 2013 juga diusulkan agar relevan dengan situasi terkini.
  3. Konservasi melalui Penanaman Pohon
    Usulan kegiatan konservasi berupa penanaman pohon di sekitar sumber mata air menjadi sorotan. Kajian terhadap lokasi mata air juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas konservasi.
  4. Alternatif Pemasangan Meteran Air
    Solusi pemasangan meteran air diusulkan sebagai upaya untuk memantau pemakaian air secara adil.
  5. Penguatan Gotong Royong dan Budaya Lokal
    Masyarakat mengusulkan penguatan kegiatan gotong royong dan budaya lokal sebagai bagian dari upaya konservasi serta membangun kesadaran kolektif.
  6. Kerja Sama dengan Pihak Terkait
    Pentingnya kerja sama dengan Tahura, Perhutani, dan desa-desa tetangga ditekankan untuk melindungi mata air yang merupakan kebutuhan lintas wilayah.
  7. Pertemuan Lanjutan
    Dua kali pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas dan menyusun draft Perdes tentang pengelolaan air.

Penutup

Rapat ditutup pukul 12.00 dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan dalam pertemuan berikutnya. Tim khusus akan menyusun draft Perdes berdasarkan hasil diskusi dan masukan yang telah diterima. Dengan semangat kolaborasi yang kuat di antara seluruh pihak yang hadir. Semua peserta sepakat bahwa langkah-langkah regulasi yang disusun akan menjadi dasar penting untuk memastikan perlindungan dan pengelolaan sumber daya air di Desa Dayurejo. Pertemuan lanjutan direncanakan untuk menyempurnakan draft Perdes, dengan harapan bahwa inisiatif ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Catatan: Seluruh pihak diharapkan tetap berkoordinasi untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi regulasi yang direncanakan.