Bersinergi Membangun Desa, KKN UNU Pasuruan Resmi Dibuka di Dayurejo

  • Jul 20, 2026
  • Jeje

 

Mahasiswa KKN UNU Pasuruan Resmi Diterima di Desa Dayurejo, Siap Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

Dayurejo, 20 Juli 2026 – Pemerintah Desa Dayurejo secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dalam kegiatan pembukaan yang berlangsung di Balai Desa Dayurejo, Senin (20/7). Kegiatan tersebut menjadi awal sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan program pengabdian selama kurang lebih satu bulan.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan yang dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari Koordinator Mahasiswa KKN, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Dayurejo, pemaparan program kerja mahasiswa, doa bersama, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Koordinator Mahasiswa KKN, Nail, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Dayurejo atas sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh peserta KKN. Ia menjelaskan bahwa kegiatan KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui keterlibatan di tengah masyarakat.

"Kami berharap mendapat dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari Pemerintah Desa serta masyarakat agar seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi Desa Dayurejo," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sofiulloh, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini mengusung fokus pada bidang ketahanan pangan dan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa.

Ia juga berharap mahasiswa dapat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus, sehingga keberadaan mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Dayurejo menyampaikan terima kasih kepada Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan yang telah mempercayakan Desa Dayurejo sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia memperkenalkan berbagai potensi desa, mulai dari kekayaan budaya dan tradisi selamatan desa yang masih lestari hingga potensi wisata dan lingkungan yang dapat terus dikembangkan.

Kepala desa juga menjelaskan bahwa sebagian wilayah Desa Dayurejo masih menghadapi kendala ketersediaan air bersih. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah desa tengah melakukan penataan sistem pengelolaan air melalui penggunaan meteran agar distribusi air menjadi lebih efektif dan tertata.

Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang dapat mendukung program pemerintah desa, sekaligus menggali potensi di bidang wisata, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat desa.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program tersebut meliputi penguatan branding produk UMKM melalui peningkatan kualitas kemasan (packaging), pemetaan wilayah lahan pertanian bekerja sama dengan LPHD, serta berbagai program pelestarian lingkungan.

Di bidang lingkungan, tim UNUBA merencanakan pembangunan fasilitas pembakaran sampah, sedangkan tim UNUPA akan mengembangkan pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. Mahasiswa juga akan menyusun artikel dan publikasi mengenai potensi wisata alam Indrokilo sebagai salah satu kekayaan Desa Dayurejo.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. Fauzi, memohon agar seluruh rangkaian KKN berjalan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Dayurejo menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan KKN Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Seluruh program kerja akan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan pemerintah desa dan diarahkan untuk mendukung pengembangan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan potensi wisata dan kearifan lokal. Mahasiswa juga diharapkan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan selama masa pengabdian, termasuk kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Artikel ini sudah menggunakan gaya berita yang formal dan layak dipublikasikan pada website kampus, desa, atau media lokal. Jika diinginkan, saya juga dapat mengubahnya menjadi gaya berita jurnalistik 5W+1H yang lebih ringkas atau gaya rilis pers resmi.